Monday, December 23, 2013

Fungsi strlen dan substr pada php

substr dan strlen adalah fungsi bawaan atau fungsi yang sudah ada di php, dan bukan suatu fungsi yang di buat oleh programer.

Fungsi strlen
strlen berfungsi untuk menghitung jumlah karakter string dalam suatu variabel.
contoh:
Saya membuat sebuah variabel bernama "kampus" yang berisi string "universitas kuningan"

$kampus = "universitas kuningan";

maka untuk menghitung jumlah karakter dalam string universitas kuningan adalah sbb:

$jumlah_karakter = strlen($kampus);

echo $jumlah_karakter

maka hasilnya adalah 20 (spasi juga di hitung)

<?php
   $kampus = "universitas kuningan";
   
   $jumlah_karakter = strlen($kampus);
   
   echo $jumlah_karakter;
?>



Fungsi substr
substr berfungsi untuk memotong string.
contoh:

$kampus = "universitas kuningan";
$potong = substr($kampus, 12, 8 );

echo $potong;

maka akan tampil kuningan

<?php
   $kampus = "universitas kuningan";

   $potong = substr($kampus, 12, 8 );

   echo $potong;
?>

di dalam fungsi substr terdapat 3 parameter yaitu $kampus, 12, dan 8.
$kampus adalah variabel yang berisi string yang nantinya akan di potong.
12 adalah jumlah urutan karakter dari kiri sebagai titik start pemotongan. yaitu pemotongan di mulai pada huruf "K"
8 adalah jumlah karakter yang akan di potong. string "kuningan" berjumlah 8 karakter.

jadi jika variabel $potong di tampilkan maka string "kuningan" lah yang akan muncul karena string kuningan merupakan hasil pemotongan dari string "universitas kuningan"